Senja memekat oleh garis sore
Siluet tipis mengambang pada jalan kerikil
Lalu lalang, lalu hilang terbawa senja
Siluet lenyap, membawa perih
Berharap tanah basah, membungkam asap jahanam
Tapi tidak!
Petrikor bahkan enggan mengudara;
Tak berjumpa!
Beri kami uang, pendatang hujan
Mampukah?
Untuk kau, yang mengira uanglah segalanya
Bukan sebagai penggila uang, kami merajuk, membujuk
Hanya meminta hak bernafas, tanpa racun mematikan, sudah.
*Pada senja yang memerah, kuperkenalkan ia pada siluet yang mengambang-hilang* :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar