Jumat, 16 Agustus 2013

Suaramu membuatku merinding!





Kututup telingaku rapat-rapat dengan bantal, ku pejamkan mataku menghapus bayang-bayang akan dirimu, ah.. tetap saja suaramu membuatku merinding! Bisakah sejenak kau tak menggangguku malam ini? aku bosan dengan suaramu yang selalu muncul di malam-malam yang  sepi ini. bosan!
Suara itu selalu muncul dimalam hari. Tak luput juga di malam ini, suara itu kembali datang menemaniku, mengganggu lelapnya tidur dirumah kontrakan baruku.
“Tak.. tok.. tak.. tok..”
            “Ctakk!”
Oh tidaaaak...!
Knapa suara itu muncul lagi???
Beberapa hari ini aku selalu mendiamkan suara-suara tak jelas yang selalu muncul di malam hari, memilih meringkuk di bawah selimut dan menutup telingaku rapat-rapat, berharap tidak mendengar suara itu, namun tidak malam ini, aku penasaran dengan suara yang selalu ku dengar di malam hari. Terbangun dari lelapku, aku mendengar suara itu lagi
“tak.. tok.. tak.. tok..”
“Ah.. sial, apa benar ada setan di rumah ini seperti cerita tetangga ku beberapa hari yang lalu?” batinku sedikit merinding.
Selama ini belum pernah aku melihat setan, entah seperti apa wujudnya. Apa mungkin suara yang selama ini ku dengar adalah suara setan, aku ingin membuktikan perkataan tetangga ku, mengenai setan yang ada dalam rumah ini.
Keluar dari kamar perlahan menuju sumber suara, dimana suara itu muncul dan menghilang dalam gudang samping kamarku, sebenarnya ini kamar, tapi aku sulap menjadi gudang peralatanku yang tidak terlalu ku pakai. Perlahan dengan berjingkat aku berjalan tanpa menimbulkan suara, menuju gudang yang berada tepat disamping kamar tidurku. Sedikit begidik membayangkan apa yang ada di balik pintu ini. perlahan dengan tetap tidak menimbulkan suara aku membuka pintu ini, hatiku semakin tidak karuan merasakan degub jantungku yang berdetak cepat dan serasa aku bisa mendengarkan degub jantungku sendiri.
Kubuka pintu itu perlahan, aku masuk ke dalam dan...
Sepi, tak kulihat makhluk yang mungkin menyerupai setan atau sejenisnya... tidak ada suara apapun di dalam sini, aku semakin begidik membayangkan hal-hal yang tidak sebenarnya tidak ingin kubayangkan.
Kamar yang gelap menambah suasana semakin tidak mengenakkan. Saat ku lihat-lihat keadaan sekeliling tiba-tiba suara itu kembali datang.
“tak.. tok.. tak.. tok..”
“ksrssskkk”
Merinding aku mendengar siuara itu, bulu tengkukku serasa berdiri semua, kakiku lemas untuk sekedar menggerakkannya, namun ku paksa kuat untuk mengarahkan senterku ke balik lemari disudut ruangan.
Ku soroti daerah belakang lemari dan “oh sialaaaan....!!!”
Aku berteriak kencang diikuti ledak tawaku yang menertawakan diriku sendiri. Ternyata selama ini suara itu berasal dari tikus yang berada di rumah ini, bukan setan atau apalah itu seperti yang tetanggau pernah ceritakan padaku.
“Oh tikuus... !! Besok mati riwayatmu!” bisikku sembari menuju kamar dan kembali tidur dengan tenang, merasa aman karena suara itu hanya berasal dari tikus-tikus nakal yang berada dirumahku.




2 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...